Friday, December 28, 2007

Ulang Tahun Nadira dan Syukuran Khitanan Arya

Ulang Tahun Nadira

Pada hari Sabtu, 22 December 2007, kita sekeluarga pergi ke tempat kediaman Bagus dan Luki di Seasons Park, daerah Yio Chu Kang, utara Singapura, untuk Inka dan Irza menghadiri acara ulang tahun Nadira, putri mereka, yang ke-8.

Disana, Inka dan Irza bermain dengan teman-teman mereka seperti Ivan dan Rayna, Titis, Baghas, Rafi, dan tuan rumah Nadira and Adam. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Syukuran Khitanan Arya

Tiga hari kemudian, pada hari Selasa, 25 Desember 2007, bersamaan dengan perayaan hari Natal di seluruh dunia, kita sekeluarga pergi ke tempat kediaman Jan dan Damar di Sengkang, juga di utara Singapura, untuk menghadiri acara syukuran khitanan Arya.

Tuan rumah, Mas Jan dan Mbak Damar, menyediakan menu makan siang seperti soto betawi, sambal goreng dan asinan yang alhamdulillah enak sekali. Inka dan Irza juga asyik bermain dengan teman-teman mereka seperti Aidan, Sasha, Aily and Algo, Hanan and Haifa, Izan and Ika, Wafa and Misykah, Kinara, dan tuan rumah Arya dan Falin.

Foto-fotonya bisa dilihat disini. Sayang sekali baterai kamera istri saya habis pas lagi asyik foto-foto disana, jadi tidak banyak foto-foto yang saya ambil. Walaupun demikian, foto-foto lainnya bisa dilihat disini, terima kasih kepada Judhi.

Wednesday, December 12, 2007

Selamat Ulang Tahun, Inka

11 Desember 1999 - 11 Desember 2007

Selamat ulang tahun yang ke-8, Inka Shafa Nabila. Semoga panjang umur, sehat selalu dan selalu berada dibawah lindungan Allah SWT.

Sedikit foto-foto perayaan kecil-kecilan ulang tahun Inka di rumah kemarin bisa dilihat disini.

Saturday, December 01, 2007

Ulang Tahun Blogfam: Kunjungan Ke Panti Jompo

Sudah lama saya tidak mengunjungi forum Blogfam, dan setelah membaca pesan shoutbox dari Yaya, saya baru tahu kalau dalam rangka ulang tahun Blogfam yang keempat di bulan Desember ini, rekan-rekan di Blogfam akan mengadakan acara kunjungan ke panti jompo. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana perayaan dilakukan dengan mengadakan lomba secara online, tahun ini rekan-rekan di Blogfam akan merayakan ulang tahun Blogfam dengan berbagi kasih dan kebahagiaan bersama oma-opa di panti jompo.

Semoga postingan ini masih belum terlambat untuk membantu rekan-rekan Blogfam dalam menyebarkan dan menginformasikan rencana acara ini. Berikut adalah informasi detail mengenai rencana acara tersebut, yang saya copy paste dari forum Blogfam:

Kunjungan tersebut akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Sabtu,15 Desember 2007
Pukul: 10.00 WIB
Lokasi:
Panti Tresna Werda Budi Mulya 01 Cipayung
Jakarta Timur
Telp. 021-8445652

Saat ini ada 100 penghuni panti yang terdiri dari 76 oma dan 24 opa. Mereka membutuhkan:
1. Baju tidur (daster untuk oma & t-shirt untuk opa)
2. Peralatan mandi: handuk, sabun, shampoo, bedak gatal (herocyn, purol, dll), minyak kayu putih/minyak telon, juga pampers untuk oma-opa yang sulit bangun dari tempat tidur
3. Makanan: pisang, alpukat, biscuit, havermut dan makanan lunak lain
4. Alat kebersihan: karbol & sabun cuci pakaian (menurut petugas panti, mereka sangat membutuhkan ini karena banyak oma opa yang tidak bisa mengendalikan buang air)

Yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk barang, bisa dikirim ke:

Nahria Medina (YAYA)
Jl. Cilosari 1 No. 29 Blok FF13
Sektor 6 Bintaro Jaya

Sedangkan bagi yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk uang, bisa transfer ke:

1. Mandiri KCP JKT GANDARIA. a/n Linda Astuti / Norek: 118-00-0556725-9
atau
2. BCA Bintaro Sentra Menteng a/n: Nahria Medina / Norek: 6800 40 3942

Sertakan berita transfer: HUTBF4. Setelah transfer, mohon konfirmasi ke 081380049322 (Linda) atau 0817124783 (Yaya)

Penerimaan sumbangan dalam bentuk uang akan ditutup pada tanggal 7 Desember 2007 karena panitia akan membelanjakan uang tersebut menjadi barang-barang yang dibutuhkan penghuni panti. Barang-barang ini nantinya akan dibentuk menjadi mini parcel untuk dibagikan ke setiap penghuni.

Bagi yang ingin membantu panitia untuk membentuk parcel, bisa datang ke rumah:
Diaz_Fitra
pada tanggal 8 Desember 2007
di Lebak Bulus Indah Blok H NO. 13
Jl. Pertanian Raya, Lebak Bulus - Cilandak
Telp. 0811175682

Team panitia: De, IndahJuli, Linda, Yaya, Dahlia, Diaz_Fitra.

Semoga acaranya berjalan dengan sukses dan lancar.

Wednesday, November 28, 2007

Acara Ulang Tahun Marsya dan Syukuran Khitanan Amjad

Akhir minggu kemarin adalah weekend yang lumayan sibuk untuk kita sekeluarga. Hari Sabtu (24/11) siang, kita pergi ke rumah Emil dan Nonong yang baru di Sengkang untuk menghadiri acara pesta ulang tahun putri pertama mereka, Marsya, yang ketujuh. Nonong adalah teman kuliah saya dan istri di Universitas Gunadarma.

Tema dari kue ulang tahunnya adalah the Powerpuff Girls, dan makanan yang disediakan disana diantaranya adalah nasi kuning (ini favorit-nya Inka), ayam goreng, mee goreng, mie bakso, dan tidak lupa dessert sekaligus signature dish-nya Nonong, rujak aceh. Inka dan Irza juga bermain bersama banyak teman-temannya disana. Foto-fotonya bisa dilihat disini. Update on 25 December 2007, 10:10pm SGT: Foto-foto lainnya juga bisa dilihat disini, thanks to om Judhi.

Selesai acara di Sengkang, kita pun pergi ke Suntec City untuk mengantarkan anak-anak les piano di School of Music Clef. Setelah membeli nasi padang bungkus di food court Suntec City lantai basement, kita pun meneruskan perjalanan ke Sentosa. Tujuan kita kesana adalah untuk berpiknik ria di pantai Palawan sambil makan malam nasi bungkus yang sudah kita beli sebelumnya. Inka dan Irza juga asyik bermain-main di pantai. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Hari Minggu (25/11) besoknya, kita sekeluarga pergi ke rumah Lia dan Jalil di Tiong Bahru, untuk menghadiri acara syukuran khitanan Amjad. Disana juga Inka dan Irza asyik bermain-main dengan teman-temannya, tidak hanya teman Indonesia tapi juga teman-teman Singaporean yang ada disana. Kurang begitu tahu mereka itu siapa, mungkin sepupu-sepupunya Amjad dan Sheerin. Tuan rumah juga menyediakan makanan khas ala India seperti nasi briyani dan gulai kambing. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Dari Tiong Bahru, kita meneruskan perjalanan ke Novena Square. Tujuan kita kesana adalah untuk mengunjungi Square 2, shopping mall baru yang terletak pas di sebelah Novena Square. Disana ada tempat bermain anak-anak Timezone walaupun tempatnya terpencil banget, ada supermarket NTUC Fairprice di lantai atas, dan ada cabang baru Ayam Penyet Ria di lantai basement, sebelah-sebelahan dengan Harvey Norman. Istri juga membeli kue dari The Royals, yang juga ada cabangnya disana. Dari sana, kita mampir sebentar ke Toa Payoh untuk mengambil pesanan pisang molen sebelum pulang ke rumah.

Benar-benar akhir minggu yang sibuk. :)

Thursday, November 22, 2007

E-mail Irza dan Inka

Sudah cukup lama, mungkin beberapa bulan yang lalu, saya membuatkan e-mail account untuk Irza dan Inka. Dan pada waktu itu saya juga mengajarkan mereka cara menggunakan e-mail, baik mengirim maupun membaca. Tidak susah-susah, pake Yahoo saja.

Waktu itu juga saya sempet mengajari mereka untuk mengirimkan e-mail ke tante-nya yang ada di Indonesia. Dan ternyata e-mailnya dibalas, wah senangnya mereka. :) Sayang, Aki dan Ene-nya tidak menggunakan e-mail karena memang tidak pernah menggunakan komputer.

Sudah cukup lama juga mereka tidak pernah membuka emailnya lagi, hingga saat ini pas lagi di kantor, mendadak saya terima dua e-mail dari Irza. :)  Seperti biasa, isinya cuma one-liner dan kolom subject-nya selalu kosong, lupa diisi. :)

---cut---
Date: Wed, 21 Nov 2007 22:55:38 -0800 (PST)
From: Irza Ahsan Pramana
To: indra
Cc: inkashafa

hi inka hi papa
---cut---

---cut---
Date: Wed, 21 Nov 2007 22:56:53 -0800 (PST)
From: Irza Ahsan Pramana
To: indra

i love you papa
---cut---

Bagi rekan-rekan, baik om, tante maupun teman-teman Irza dan Inka yang mau mengirimkan e-mail ke mereka, silahkan kirim ke irzaahsan at yahoo dot com dot sg dan ke inkashafa at yahoo dot com dot sg. Saat ini, Irza yang kebetulan lagi rajin cek dan kirim e-mail, walaupun saya tidak bisa janji kalo besok dia masih akan tetep rajin. :) Apalagi komputer di rumah cuma satu, dan suka rebutan sama kakak dan mama-nya. :) Jadi harap maklum kalo e-mailnya dibales lamaaa banget, atau malahan ngga dibales sama sekali. :) :)

Saturday, November 10, 2007

Serius?

Dian, salah satu celebrity blogger Indonesia yang sekarang tinggal nun jauh di Amerika Serikat sana, menuliskan analisa tentang beberapa (yang sebenarnya cukup banyak sih, 25) rekan bloggernya, dan kebetulan nama saya termasuk dalam list. Jadi merasa "honoured" juga karena nama saya kesebut oleh beliau, celebrity blogger gitu loh. :) :) Berikut analisa beliau tentang saya.

17. indra pr. serius. itu kesan pertama gue. dari photonya maupun dari gaya tulisannya. bapak dua bocah, tinggal di singapore dan sedang sering buka bersama. *ehem dan ternyata dia tinggal di condo yg dulu aku tinggali di singapore*

Dan sedikit tambahan ditulis di komentarnya:

indra, iya lho hihihihi....serius dalam menulis, serius dalam berphoto hhahaha becanda. eh ada yg ketinggalan sebenarnya, sering membawa inka and irza jalan2x....

Hmm...

"sedang sering buka bersama", waktu itu saya emang lagi getol-getolnya upload foto acara buka puasa bersama ke situs Multiply saya. :) "sering membawa inka and irza jalan2x", tentu saja soalnya bawa anak-anak jalan adalah salah satu hobi saya. :) Tapi... "serius, dari photonya maupun dari gaya tulisannya", masak sih?

Apakah memang saya tipe orang yang serius ya? Hehehe... *ngga nyadar* :) :)

Wednesday, October 31, 2007

Selamat

Di bulan Oktober 2007 ini, cukup banyak rekan-rekan blogger yang sedang berbahagia karena telah dikaruniai oleh anggota baru di keluarga mereka. Entah mengapa, ternyata bulan Oktober ini adalah salah satu bulan favorit untuk melahirkan anak. Benarkah kehamilan adalah sesuatu yang menular? :) Mungkin iya, untuk kedua pasangan yang berada di Singapura, tapi tentu saja tidak untuk satu pasangan lagi yang berada nun jauh di Tasikmalaya sana. Kecuali kalau mereka juga tertular pasangan lain yang berada di lokasi yang sama. :)

Selamat kepada Indi dan Rani atas kelahiran putra kedua mereka, Keilani Soemardjan, pada hari Kamis, 25 Oktober 2007, jam 7:50pm waktu Singapura, di National University Hospital, Singapura. Berat badan Kei pada waktu lahir adalah 2.8 kg, sedangkan panjangnya adalah 49 cm. Selamat juga untuk Noe yang telah menjadi kakak.

Selamat juga kepada Yuwono dan Lenny atas kelahiran putri mereka, Naurin Anindhita Rahman, pada hari Jum'at, 26 Oktober 2007, jam 11:47am waktu Singapura, di Raffles Hospital, Singapura. Berat badan Naurin pada waktu lahir adalah 3.25 kg, sedangkan panjangnya juga 49cm. Selamat juga kepada Danny yang telah menjadi kakak.

Selamat juga kepada Kang Iwok dan Iren atas kelahiran putri kedua mereka, Rayya Izarra Abqary, pada hari Minggu, 28 Oktober 2007, jam 7:35pm WIB, di... eh di rumah bersalin mana ya Kang? Yang pasti di Tasikmalaya, kan? :) Berat badan Rayya pada waktu lahir adalah 3.77 kg, sedangkan panjangnya adalah 50cm. Selamat juga kepada Abith yang telah menjadi kakak.

Who's next? :) :)

Thursday, October 11, 2007

Kastengel ala Indra and Irza

Dari "ngidam", akhirnya bikin sendiri...

Dimulai dari wish list saya yang entah kenapa tiba-tiba kepengen kastengel dan putri salju, sampai Linda nuduh saya lagi "ngidam" (maklum puasa) :) , istri akhirnya mau membuatkan kastengel untuk saya, walaupun beliau sempet protes karena saya tinggal tidur setelah kastengelnya saya makan (maklum lagi capek berat). :) Namun, karena bikin kastengelnya memang terbatas, tentu saja kue kering yang amat sangat enak itu *halah* cepet habis dalam dua hari. :P Padahal, pulang mudik baru hari Jum'at besok. :) :)

Tidak mau merepotkan istri lagi, dan mengingat saya udah sempet ngeliatin waktu istri bikin waktu itu, akhirnya saya memutuskan untuk bikin sendiri. Istri membantu menyiapkan bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan. Irza diperbantukan untuk ikut membantu ngulek adonan, ngolesin telur kuning, naburin keju dan nyetak adonan. :)

Bikinnya ternyata cukup mudah, istri yang ngasih resepnya. 250 gram mentega (terdiri dari 200 gram margarin dan 50 gram butter) dan 2 kuning telur di-mix sampai rata, baru sedikit demi sedikit masukkan terigu (total 350 gram) dan keju parut (total sekitar 200 gram) dan diaduk manual sampai rata (ngga bisa pake mixer, jadi tangan agak pegel, untung ada Irza yang ikut bantuin ngaduk-ngaduk).

Adonan kemudian digiling biar tipis-tipis, olesin dengan kuning telur pake kuas, terus taburin sisa keju parut terus cetak pake cetakan khusus yang udah disiapkan. Taro di loyang, terus panggang di oven dengan suhu 170 derajat sekitar 20-30 menit.

Karena saya nyetak adonannya lebih tipis dibandingkan istri saya kemarin, hasilnya ternyata kastengelnya lebih "crispy" dan lebih gurih (boleh dong muji hasil karya sendiri *narsis mode=on*) dibandingkan hasil bikinan istri saya. Dan, karena versi "tipker" (tipis kering) ini, dengan jumlah adonan yang sama, saya bisa menghasilkan dua toples kastengel, sementara istri kemarin cuma menghasilkan satu toples lebih dikit.

Ah, ternyata bisa juga yah bikin kastengel. Saya sendiri ngga nyangka. Ngga kalah dong sama Aa Duddy yang terkenal dengan martabak manis ala Mang Doedi-nya... :) :)

Foto-foto lainnya bisa dilihat disini.

Tuesday, October 02, 2007

Buka Puasa Bersama dan Halal Bihalal di Singapura

Salah satu kelebihan tinggal di Singapura dibandingkan merantau ke negara-negara lainnya di Asia dan di seluruh dunia adalah banyaknya komunitas orang Indonesia yang tinggal di negara pulau kecil ini. Memang, banyak juga orang Indonesia yang merantau ke Malaysia, Thailand, atau negara-negara lainnya di Timur Tengah, Eropa dan seluruh dunia, tapi saya yakin jumlah komunitas Indonesia di negara-negara tersebut tidak sebesar di Singapura.

Di bulan puasa ini, sudah beberapa kali saya dan keluarga menghadiri acara buka puasa bersama, baik yang diundang maupun yang saya organise sendiri. Salah satu acara buka puasa bersama yang saya organise sendiri adalah acara buka puasa kroner/blogger Indonesia di Singapura bersama Budi Putra yang diadakan di Lau Pa Sat pada tanggal 26 September 2007 yang lalu. Sementara undangan buka puasa lainnya yang saya dan keluarga hadiri diantaranya adalah acara buka puasa bersama di rumah Trie dan suami di Simei pada tanggal 28 September 2007 yang lalu, dan acara buka puasa bersama di rumah Mia dan suami di Pandan Valley pada tanggal 30 September 2007. Menurut istri, masih ada beberapa undangan buka puasa bersama lagi yang akan kita hadiri.

Selain itu, saya juga baru membaca di milis Indo-Sing dan IMAS kalau para ibu-ibu Tampines yang dikoordinir oleh Teh Ellen kembali akan mengadakan acara halal bihalal, silaturahmi dan makan-makan di Tampines, seperti Lebaran tahun lalu. Acara tersebut akan diadakan pada hari Sabtu, 13 Oktober 2007, jam 10:30 pagi sampai jam 14:30 siang, di Function Hall blok 742 Tampines Street 72, Singapore 520742. Wah, sayangnya saya dan keluarga tidak akan bisa menghadiri acara ini karena Lebaran tahun ini kita akan mudik ke Indonesia. Saya ingat ketika tahun lalu kita merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura, acara di Tampines adalah acara halal-bihalal terbesar yang kita ikuti waktu itu. Hampir semua orang Indonesia yang merayakan Lebaran di Singapura tumplek kesana.

Berikut e-mail dari Teh Ellen yang diterima oleh milis Indo-Sing:

---cut---

Dari: Ellen Widyasari
Kepada: imas_sg; indosing-mums; indo-sing
Tanggal: 2 Okt 2007 16:54
Judul: [Indo-Sing] Mudik ora Mudik Kumpul, Mudik ora Mudik Mangan Dong Deeeeh

Nangis bombay gara-gara gak bisa mudik??? Itu sih cerita duluuuu...Sekarang?? Jangan dong deeeh :)
Yuk..yuk..datang ke acara dari kita untuk kita, yang InsyaAllah akan diadakan :
13 September 2007 <---(typo disini, harusnya 13 Oktober 2007, red)
Pukul 10.30-14.30
Di Function Hall Blok 742 Tampines Street 72 Singapore
( Dari Tampines Interchange naik bus #72, turun di halte bus ke-4)

Selain kumpul-kumpul, tentu saja makan-makan atuuuh. Ngg..ini bocoran menu yang siap dirilis :
- Ketupat ketan
- Lontong
- Opor ayam
- Sambel goreng
- Siomay
- Sate Padang
- Mie ayam n bakso kuah
- Sate ayam
- Es Kopyor

Masih kurang?? Silakan hubungi Ellen atau Ita kalau mau bawa makanan atau minuman yang lain. Bingung mau bawa apa??? Bawa aja segerobak senyum :)

Ditunggu yaa

Cheers,
=ellen=

---cut---

Sunday, September 16, 2007

Acara BBQ Ulang Tahun Irza

Ini adalah "liputan terlambat" acara BBQ ulang tahun Irza pada tanggal 26 Agustus 2007 yang lalu, walaupun foto-fotonya sudah lama saya upload ke situs Multiply dan Flickr saya sejak bulan lalu. Mohon maaf, mengingat kesibukan, saya kurang banyak mempunyai waktu yang cukup untuk meng-update blog-blog saya.

Irza merayakan hari ulang tahunnya yang ke-6 pada hari Rabu, 22 Agustus 2007. Pada hari tersebut, istri saya membuat sebuah kue ulang tahun khusus untuk Irza. Kita mengadakan acara ulang tahun dan tiup lilin kecil-kecilan di rumah, hanya kita berempat saja. :) Setelah itu, malamnya kita pergi ke Swensen's di Holland Village untuk makan malam dan menikmati es krim. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Hari Minggu berikutnya, pada tanggal 26 Agustus 2007, kita mengundang beberapa (tidak banyak) keluarga Indonesia di Singapura lainnya ke acara BBQ ulang tahun untuk Irza. Acara kecil-kecilan tersebut diadakan di BBQ pit dekat kolam renang di Club House kompleks apartemen. Beberapa teman Inka dan Irza yang datang diantaranya adalah tetangga Abhy dan Kanaya, Titis, Nadira dan Adam, Ivan dan Rayna, serta Naura dan Naila.

Sayangnya, kita tidak bisa menggunakan kolam renangnya karena sedang under maintenance. Walaupun demikian, acara BBQ tersebut berjalan dengan lancar. Istri mengadakan acara dekorasi cupcakes untuk anak-anak, dan ternyata anak-anak tersebut mahir mendekorasi cupcakes tersebut. Hasilnya bagus-bagus. :) Anak-anak juga having a great time bermain dengan balon, dan juga bermain di playground yang terletak tidak jauh dari lokasi acara.

Bagaimana dengan menu BBQ-nya? Ada sate ayam bulgogi, sate sapi bulgogi dan chicken wing dari Seoul Garden, sate buatan istri dan yang paling penting, kue ulang tahun dari Prima Deli untuk anak-anak.

Foto-fotonya bisa dilihat disini atau disini.

Monday, August 27, 2007

Bazaar KBRI Singapura 2007

Hari Minggu (26/8) kemarin, di sela-sela kesibukan menyiapkan segala sesuatunya untuk acara BBQ merayakan ulang tahun Irza (liputan menyusul), saya dan Irza paginya menyempatkan diri ke KBRI Singapura di Chatsworth Road untuk mengunjungi acara bazar tahunan dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-62. Seperti halnya tahun lalu, KBRI benar-benar penuh dengan lautan manusia, semuanya orang Indonesia yang tinggal di Singapura, baik expat maupun domestic worker.

Saya dan Irza sampai di KBRI sekitar jam 11:30 pagi, dan untungnya saya masih dapat tempat parkir dengan mudah. Saya harus memperlihatkan KTP untuk memasuki kawasan kedutaan, mengingat hanya warga negara Indonesia saja yang diperbolehkan mengunjungi acara tersebut. Ada panggung gembira dengan artis-artis terkenal (katanya) seperti Thomas Djorghi dan lain-lain, walaupun tentu saja tujuan kita kesana bukan panggung gembira-nya, tapi jajaran kios-kios yang menyediakan banyak makanan-makanan khas Indonesia yang jarang ditemukan di Singapura ini.

Hampir semua makanan-makanan khas Indonesia yang popular ada disana, seperti nasi uduk, nasi gudeg, sate, ketoprak, gado-gado, masakan Padang/Minang yang asli (bukan padang melayu) termasuk sate padang, dan banyak lagi jenis makanan lainnya. Saya membeli nasi gudeg dari kios yang juga menjual sate Braddell-nya Hany dan pempek Palembang-nya Iif (lupa nama kiosnya), dan es buah segar dari kios di sebelahnya. Ternyata Irza pengen sate, sehingga saya pun pesan 10 tusuk sate Braddell dengan lontong yang langsung ludes dimakan di tempat oleh Irza. Saya cuma disisain satu tusuk *hiks*.

Saya juga beli mie Aceh dan rujak Aceh dari Nonong, yang kebetulan juga buka kios disana. Kiosnya itu yang pertama di sebelah kanan dari arah pintu gerbang, bersama-sama Gita dan ibu-ibu lainnya (saya ingat soalnya Roni juga "gentayangan" di sekitar kios itu). :) Saya juga membeli nasi uduk pesanan istri di kios yang sama, bakwan di kios seberangnya, dan risoles pesanan istri di kios Kedai Ibu-nya Ellen.

Selain para "vendor" yang saya sebutkan diatas, cukup banyak teman-teman lain yang saya temui disana, kebanyakan rekan-rekan di komunitas Indo-Sing dan IMAS. Diantaranya adalah Judhi Prasetyo, yang seperti biasa, berkeliling sambil membawa senjata utama-nya, kamera. :) Selain Judhi, Andre Halim juga lumayan sibuk memotret disana-sini. :) Saya juga sempat bertemu dengan Sandy dan Elsy, Yolli and Baby yang memborong sate Braddell, dan juga Ahmad Dasuki. Selain itu, Rio, Haris, Kang Iif, dan Iwan juga tentu saja ada disana menemani para istri yang sibuk berjualan. :) Sempat juga papasan dengan Fivtanto dan Duddy pas kita lagi jalan keluar.

Foto-fotonya bisa dilihat disini. Selain itu, beberapa foto dari sumber lain juga bisa dlihat disini (courtesy of Andre) dan disini (courtesy of Ati).

Thursday, August 23, 2007

Singapore Fireworks Celebration 2007

Pada hari Sabtu malam (18/8) kemarin, setelah nganterin Inka dan Irza les piano di School of Music Clef di Suntec City, dilanjutkan makan malam di Bistro Delifrance di lantai basement shopping mall yang sama, kita pergi ke daerah Marina Bay untuk menonton pertunjukan kembang api dalam rangka Singapore Fireworks Celebration 2007. Tujuan kita adalah Marina Boulevard, jalan baru yang dibangun di sebelah gedung NTUC One Marina Boulevard menuju ke daerah pembangunan integrated resort yang baru. Dari sana view ke arah teluk Marina jauh lebih bagus karena tidak terhalang banyak gedung seperti halnya di daerah Esplanade atau Merlion Park.

Ternyata oh ternyata, baru keluar parkiran Suntec City udah langsung terjebak macet. Butuh waktu 20-30 menit merayap di Raffles Avenue dari depan tempat pembangunan kincir Singapore Flyer sampai perempatan dekat Esplanade. Kita baru bisa masuk Marina Boulevard hanya sekitar setengah jam sebelum pertunjukan kembang api dimulai. Dan disana, tidak ada tempat parkir sama sekali. Jalanan juga macet total, jadi kita berpikir, ya sudah lah kita nonton dari mobil saja. Eh, ternyata kemudian banyak petugas traffic police yang mengatur lalu lintas dan menyuruh kita segera bergerak agar lalu lintas kembali lancar. Akhirnya terpaksa main "kucing-kucingan" dengan petugas, hahaha. Kalo pas petugas ngga ada, kita berhentiin mobil, lha wong mobil di depan kita juga berhenti kok, gimana kita bisa jalan. :) Kalau pas ada petugas yang ngatur lalu lintas dan nyuruh kita jalan, ya kita jalan walaupun diusahakan sepelan mungkin.

Sebenarnya, pas jam 9pm waktu pertunjukan kembang api seharusnya dimulai, lokasi mobil kita itu pas banget di tengah-tengah Marina Boulevard, lokasi yang paling bagus dan strategis untuk nonton. Eh, ternyata mulainya terlambat 20 menit, dan pada saat kembang api-nya mulai dinyalakan pas jam 9:20pm, mobil kita udah terlalu ke arah timur, dan pandangan ke arah teluk terhalang seng pembatas area pembangunan integrated resort. Mumpung tidak ada petugas, saya bersama Inka dan Irza langsung turun dari mobil, sementara istri tetap stay di mobil sambil foto-foto.

Seru juga. Pertunjukan kembang apinya juga lumayan lama, malah seingat saya lebih lama dibandingkan pertunjukan kembang api waktu acara NDP preview kemarin. Foto-fotonya bisa dilihat di blog Multiply istri saya disini.

Sunday, August 05, 2007

Super "Shomin" Car

Salah satu kegemaran Irza (dan kadang Inka juga) adalah bermain permainan electronic drum set yang banyak terdapat di pusat permainan (amusement centre) di Singapura. Kalau tidak salah, permainan drum set tersebut kadang juga ada di pusat permainan Timezone di Indonesia. Walaupun masih dalam tahap beginner, Irza sudah lumayan pintar memainkan drum set tersebut dan sering mengundang decak kagum orang lain yang melihat permainannya.

Salah satu lagu yang disuka oleh Irza (dan juga oleh saya :P) dalam permainan tersebut adalah lagu Super "Shomin" Car, sebuah lagu yang diambil dari sebuah film kartun di Jepang dengan irama dan beat yang riang. Selain itu, Irza juga suka memainkan lagu Merry Go Round, yang juga diambil dari sebuah film kartun di Jepang. Kenapa semuanya lagu-lagu Jepang? Karena permainan drum set tersebut dibuat di Jepang oleh engineer-engineer orang Jepang juga, kalau tidak salah dari Yamaha.

Berikut adalah lagu Super "Shomin" Car yang saya dapat dari YouTube.

Saturday, July 21, 2007

Syukuran Rumah Baru Tante Shinta

Hari Sabtu minggu lalu, 14 Juli 2007, setelah mampir ke rumah Tante Hany di Braddell untuk mengambil pot dan sedikit tanah untuk Inka menanam bibit tanaman bunga matahari yang dia beli di sekolah (dan sekalian ngambil pesanan pisang molen mentah untuk digoreng di rumah), kita pergi ke rumah Tante Shinta, Om Wisnu dan Aidan yang baru di Sengkang, untuk acara syukuran kecil-kecilan.

Disana, kita bertemu dengan Om Jan dan Tante Damar, yang datang bersama Arya dan Falin, serta Tante Luki, yang datang bersama Nadira dan Adam. Menyusul kemudian, keluarga Om Emil dan Tante Nonong, yang datang lengkap dengan keempat putra-putri mereka, Marsya, Fazil, Naira dan Fauzan. Sayangnya, Om Wisnu sendiri sedang tidak ada di rumah karena harus bekerja pada hari Sabtu itu.

Anak-anak pada senang bermain di tempat bermain yang berada pas di depan blok rumah Tante Shinta. Sayangnya, entah kenapa, Irza kurang bisa bergabung dan bermain sementara Inka asyik bermain dengan teman-temannya, membuat Irza agak merasa "dikucilkan" mengingat biasanya dia selalu bermain dengan Inka. Tapi pada umumnya, anak-anak tersebut semuanya really having a great time. :)

Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Saturday, July 14, 2007

Ulang Tahun Fazil dan Tante Gita

Hari Sabtu (7 Juli 2007) yang lalu, kita sekeluarga pergi ke Changi airport untuk mengantar Nenek (mertua saya) yang pulang ke Jakarta, setelah tinggal selama kurang dari sebulan di Singapura untuk menemani Irza yang dikhitan disini. Beliau menggunakan pesawat Lufthansa yang berangkat dari Terminal 2 bandara Changi, dan sekarang sudah berada di Jakarta. Foto-foto selama di bandara Changi bisa dilihat disini.

Dari bandara Changi, kita meneruskan perjalanan ke Pasir Ris Park, yang terletak di Pasir Ris, timur laut Singapura, untuk menghadiri acara gathering keluarga IndoSing-Mums (ISM), sekalian untuk merayakan ulang tahun Fazil dan Tante Gita. Fazil adalah putra dari Om Emil dan Tante Nonong, sedangkan Tante Gita adalah Mama-nya Fathir.

Total ada tiga kue ulang tahun yang disiapkan, dua untuk Fazil dan satu untuk Tante Gita. Tentu saja, ada acara tiup lilinnya juga, untuk Fazil dan juga untuk Fathir (mewakili Mama-nya). Tante Gita sempet grogi ketika mencoba menyalakan api lilin di kue ulang tahun Fazil yang di tengah, dan ternyata tidak mau nyala. Akhirnya, satu lilin dari kue Tante Gita dipindahkan ke kue-nya Fazil. :)

Banyak sekali makanan yang disiapkan oleh para ibu-ibu ISM untuk acara ini. Ada mie ayam, mie bakso dan segala jenis makanan khas Indonesia lainnya, termasuk sate Braddell-nya Tante Hany dan rujak aceh-nya Tante Nonong. Makanan yang berlimpah memberikan kesempatan kepada para ibu-ibu untuk melakukan "ritual" penjarahan dan membawa pulang makanan yang tersisa. :)

Anak-anak senang sekali bermain di playground disana. Tempat bermainnya besar, dan banyak sekali jenis permainan yang tersedia, mulai dari ayunan, piring berputar dan lain-lain. Juga ada lapangan yang bisa digunakan untuk bermain bola, tidak hanya untuk anak-anak, tapi untuk para Bapak juga. :) Padahal bola yang digunakan hanyalah bola kecil karet punya Irza. :)

Foto-fotonya bisa dilihat disini, dan juga disini, disini, disini dan disini.

Monday, June 18, 2007

Khitan Irza Berjalan Lancar, Terima Kasih atas Doanya

Terima kasih atas doa rekan-rekan, proses khitan atau sunat Irza hari Sabtu (16/6) pagi kemarin berjalan dengan lancar. Irza sama sekali tidak menangis atau berontak pas disunat, hanya sedikit tersedu-sedu saja pas bagian akhir ketika sedang dibersihkan setelah sunat. Sistem sunat-nya di Singapura itu menggunakan cincin (ring), jadi tidak seperti cara klasik yang harus dijahit dan diperban. Metode sunat seperti ini jauh lebih cepat, lukanya pun lebih cepat sembuh. Rasa sakit yang diderita si anak pun jauh lebih ringan.

Proses sunat Irza hanya membutuhkan kurang dari 10 menit. Dan Irza bisa langsung mengenakan celananya sendiri seperti biasa dalam perjalanan pulang dari klinik ke rumah, padahal tadinya kita udah nyiapin sarung just in case dia tidak bisa pakai celana. Dan, percaya atau tidak, sore harinya Irza sudah bisa ikut jalan-jalan sekalian menjemput Aki dan Ene-nya yang lagi jalan-jalan shopping di Orchard. :)

Satu-satunya kesulitan yang dihadapi Irza adalah ketika dia hendak buang air kecil, katanya selalu terasa sakit, terutama pada hari Sabtu pas sunat kemarin. Namun alhamdulillah, sejak hari Minggu kemarin, rasa sakitnya sudah semakin berkurang bahkan Senin pagi ini, Irza sudah bisa buang air kecil secara normal tanpa terasa sakit.

Cincin yang digunakan untuk sunat masih menempel, dan menurut dokternya, cincin itu akan lepas dengan sendirinya dalam waktu 4-5 hari setelah sunat. Uniknya, menurut dokter tersebut, Irza tidak dipantangkan untuk terkena air, malahan disarankan untuk sering mandi (bahkan berendam) supaya cincin-nya bisa lepas lebih cepat. Irza dijadwalkan untuk bertemu dokternya kembali untuk kontrol pada hari Rabu (20/6) besok.

Menjawab pertanyaan dari Dian dan dari Advaya-nya Nurul dan Sita, Irza saat ini berusia 5 tahun, dan akan merayakan ulang tahunnya yang ke-6 bulan Agustus ini. Terlalu muda untuk disunat? Tidak juga. :) Di Singapura sini, usia 5 tahun justru malah dianggap sudah agak terlambat untuk sunat. Rata-rata anak laki-laki Melayu Islam Singapura disini disunat pada waktu mereka masih bayi, atau infant. Menurut dokternya, justru anak laki-laki harus disunat sesegera mungkin, karena lebih muda usianya, lebih mudah prosesnya dan lebih cepat proses kesembuhannya.

Biaya sunat tersebut, secara paket termasuk biaya obat-obatnya, adalah S$200 atau sekitar satu juta rupiah. Menurut orang tua saya yang juga dokter, harga tersebut cukup bersaing, bahkan katanya lebih murah dibandingkan biaya sunat di Jakarta, yang juga sekitar 1.5 juta rupiah.

Friday, June 15, 2007

Irza Akan Dikhitan, Mohon Doanya

Mohon maaf, saya belum sempat meng-upload foto-foto selama liburan kita ke Jakarta awal bulan Juni ini. Nanti kalau sempat, akan saya upload ke situs Multiply saya. Hari Selasa (12/6) malam kemarin, kami sekeluarga kembali ke Singapura bersama Nenek-nya anak-anak (ibu mertua saya), dan Rabu-nya saya harus mulai kerja dan kembali ke rutinitas kesibukan sehari-hari. Hari ini, sepulang dari kantor, saya pergi ke Harbourfront Centre untuk menjemput Aki dan Ene-nya anak-anak (orang tua saya) yang datang dari Jakarta melalui Batam.

Wah, ada occasion apakah gerangan, sampai Aki, Ene dan Nenek-nya anak-anak datang ke Singapura? :)

Mereka datang ke Singapura untuk menemani Irza yang akan dikhitan (sunat atau circumcision) pada hari Sabtu (16/6) pagi besok. Rencananya, Irza akan dikhitan di Klinik Maju, asuhan Dokter Dulfakir Abdul Rasheed, yang berlokasi di daerah Eunos. Kita memilih klinik ini atas rekomendasi dari Nonong dan Emil, teman di Singapura yang juga sudah "menyunatkan" anak mereka disana.

Mohon doanya, semoga proses khitan Irza berjalan dengan lancar.

Wednesday, June 06, 2007

Selamat...

Seperti biasa, dalam perjalanan semi-mudik ke Jakarta seperti sekarang ini, akses Internet saya sungguh terbatas. Tidak bisa online setiap hari, kalaupun bisa, koneksi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan akses dial-up yang lambat. Kadang saya bisa menemukan Wi-Fi hotspots pada saat berkunjung ke shopping mall tertentu, tapi ternyata tidak gratis alias harus bayar. Selama ini saya hanya menemukan hotspot gratis di Mal Pondok Indah.

Tentu saja, situasi "fakir bandwidth" ini tidak mengurungkan niat saya untuk mengucapkan selamat kepada teman-teman saya yang sedang berbahagia minggu ini:

Selamat kepada pasangan Kukuh dan Maria yang baru saja melangsungkan pernikahannya hari Minggu (3/6) kemarin. Semoga berbahagia. :) Wah, padahal saya lagi di Jakarta nih, kok ngga terima undangannya ya. :) Pantesan kemarin Enggar bilang mau ke Jakarta, ternyata mau menghadiri acara pernikahan Kukuh toh. Mbok ya kalo mau nikah itu jangan diem-diem gitu loh. Saya aja baru ngeh kalo Kukuh mo nikah setelah Harry ngasih tau di milis bemo-batavia.

Selamat juga kepada pasangan eRBe dan Tyty yang baru saja dianugerahi putri pertama mereka, Auriel, pada hari Selasa (5/6) sore kemarin, jam 6:28pm waktu Singapura, 2.88kg, 47cm. Mohon maaf, saya dan keluarga tidak bisa menjenguk ke rumah sakit karena kita masih di Jakarta dan baru akan pulang ke Singapura minggu depan.

Photo courtesy of Yolli.

Wednesday, May 30, 2007

Akhir Minggu yang Sibuk

Weekend kemarin adalah akhir minggu yang cukup sibuk untuk kami sekeluarga. Sabtu pagi, 26 Mei 2007, kita pergi ke Ang Mo Kio untuk membeli stik mallet yang biasa digunakan untuk permainan gateball, untuk Andung di Jakarta. Andung, yang berarti "nenek" dalam bahasa Minang, adalah panggilan Inka dan Irza untuk kakak dari nenek mereka (ibu dari istri saya). Saya sendiri tidak menyangka kalau Andung suka bermain gateball. :)

Dari Ang Mo Kio, kita melanjutkan perjalanan ke United Square, sebuah mol yang terletak di Thomson Road, tidak jauh dari Novena Square dan stasiun MRT Novena. Tujuan kita adalah restoran keluarga Globetrotters yang terletak di lantai dua, tempat diadakannya acara ulang tahun Heidi dan Titus yang dihadiri oleh Inka dan Irza. Heidi adalah putri dari Om Willy dan Tante Wilce, salah seorang teman istri saya.

Tempatnya lumayan kecil, tapi nyaman untuk acara ulang tahun. Makanannya lumayan enak, dan juga ada tempat bermain untuk anak-anak. Inka dan Irza juga bertemu beberapa teman mereka, seperti Aidan, Cherish, Cally dan Celin. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Sore ke malam harinya, kita pergi ke acara BBQ yang diadakan oleh tetangga terdekat kita, Pambudi dan Dini. Acara tersebut diadakan di BBQ pit dekat Club House di kompleks apartemen kita. Pambudi dan Dini, bersama ketiga anak mereka, Ilma, Nadia dan Adrian, akan bermigrasi ke Beijing, China, malam ini. Beberapa saat lagi, saya dan istri akan mengantar mereka ke Changi airport untuk melepas kepergian mereka ke Beijing.

Di acara BBQ tersebut, saya bertemu dengan Satya dan Enon, yang datang bersama Dhanis, putra pertama mereka. Inka dan Irza asyik bermain bersama Dhanis dan Nadia. Tuan rumah menyediakan banyak sekali pilihan makanan yang bisa dimakan, mulai dari sate dan sosis bakar, makanan ringan seperti ayam goreng dan kentang, sampai snack ala Jepang.

Saya dan Satya juga berkesempatan untuk menceburkan Pambudi ke kolam renang, sebagai "tanda" apresiasi persahabatan kita selama di Singapura. :) Namun, kita tidak menyangka kalau ternyata Irza pun ikut-ikutan, menceburkan diri ke kolam renang dengan pakaian lengkap. :) Tidak lama kemudian, Inka dan Nadia juga ikut-ikutan nyebur ke kolam renang. Walah, jadi lengkaplah sudah, tiga anak (dan satu orang dewasa) yang basah kuyup di kolam renang dengan pakaian lengkap, pada jam 10 malam. :) :) Benar sekali pepatah yang mengatakan, kalau anak-anak selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. :) Foto-foto selama di acara BBQ tersebut bisa dilihat disini.

Hari Minggu keesokan harinya, kita pergi ke pantai Palawan, Sentosa, untuk menghadiri acara kopdar IndoSing-Mums, komunitas yang diikuti oleh istri. Sayangnya kita datang terlambat, baru sampai kesana sekitar jam 1 siang padahal acara sudah dimulai sejak jam 9:30 pagi. Jadinya kita kesana pas acaranya baru mau bubaran. :) Saya sendiri tidak sempat foto-foto disana, tapi beberapa foto-fotonya (tanpa foto kita-kita yang datang kesiangan) bisa dilihat disini (courtesy of Trie).

Hari Kamis (31/5) besok, saya dan keluarga akan pulang ke Jakarta, Indonesia. Rencananya, kita akan kembali ke Singapura pada tanggal 12 Juni 2007. Waktu hampir dua minggu ini akan kita gunakan untuk "berlibur" di rumah orang tua dan mertua di Jakarta, mumpung anak-anak lagi liburan sekolah. Selama di Jakarta, akses Internet saya terbatas sehingga mungkin saya tidak akan bisa sering-sering check e-mail atau menjawab komentar di blog-blog saya. Harap maklum. :)

Wednesday, May 23, 2007

Ulang Tahun Dhanin dan Jalan-jalan ke Chinese Garden

Pada hari Sabtu, 28 April 2007 yang lalu, kita sekeluarga pergi ke kediaman Om Satya dan Tante Non di Regent Park, Clementi, untuk menghadiri acara ulang tahun Dhanin yang kedua. Dhanin adalah putra kedua Om Satya dan Tante Non. Saat ini, Tante Non sedang menantikan kelahiran anaknya yang ketiga.

Kita juga bertemu dengan keluarga Om Pambudi dan Tante Dini disana. Inka dan Irza senang sekali bermain bersama Dhanis, Nadia dan Adrian. Acara tersebut juga dihiasi dengan pertunjukan sulap dari "the one and only" Om Pambudi. Foto-foto di acara ulang tahun tersebut bisa dilihat disini.

Keesokan paginya, Minggu, 29 April 2007, kita pergi ke Chinese Garden bersama keluarga Om Pambudi dan Tante Dini. Chinese Garden sendiri adalah sebuah taman dengan bangunan-bangunan berdisain Cina yang cantik, terletak di pinggir danau Jurong, tidak jauh dari stasiun MRT Chinese Garden.

Walaupun termasuk tempat wisata yang cukup terkenal di bagian barat Singapura, Chinese Garden tidak mengenakan biaya masuk bagi pengunjung yang datang, kecuali jika ada event khusus disana, seperti acara Lantern Festival yang diadakan setiap tahun disana. Jadi, cukup worth lah untuk dikunjungi. Banyak photo spots bagi penggemar kamera foto. Sayang lokasinya cukup jauh dari hotel-hotel di daerah Orchard dan pusat kota Singapura dimana banyak turis-turis menginap. Tapi, Chinese Garden bisa dikunjungi sekalian kalau mau mengunjungi Jurong Bird Park atau Singapore Science Centre/Snow City.

Tujuan kita ke Chinese Garden pada pagi itu adalah untuk pergi ke sebuah paviliun yang dibangun di sisi danau. Dari paviliun itu, kita bisa memberi makan ikan, kura-kura dan bahkan burung, dengan potongan-potongan roti yang sudah dibeli oleh Om Pambudi sebelumnya. Inka dan Irza benar-benar enjoy bermain bersama Ilma, Nadia dan Adrian sambil memberi makan ikan dan kura-kura disana. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Keluarga Om Pambudi dan Tante Dini adalah keluarga yang paling dekat dengan kita, mengingat mereka juga tinggal di kompleks apartemen yang sama, bahkan di blok yang sama, hanya berbeda lobby saja. Sayangnya, mereka pada akhir bulan Mei ini akan hijrah ke Beijing, Cina. We will really miss them so much. Kayaknya semakin banyak rekan-rekan di Singapura yang memutuskan untuk pindah ke negara lain, entah kenapa. Hari Sabtu (19/5) kemarin kita juga menghadiri acara perpisahan keluarga Om Pambudi dan Tante Dini di Club House Signature Park. Liputan dan foto-fotonya menyusul.