Showing posts with label komunitas singapura. Show all posts
Showing posts with label komunitas singapura. Show all posts

Sunday, September 04, 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H

Wuih, sudah lama juga saya tidak meng-update blog-blog saya. :)

Mumpung masih suasana Lebaran, saya mau memanfaatkan kesempatan ini untuk mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H untuk seluruh umat Islam yang merayakan. Taqabalallahu mina waminkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin. :)

Tahun ini, saya merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura. Pengennya sih mudik ke Jakarta, apalagi acara silaturahim dan halal-bihalal keluarga besar untuk Lebaran tahun ini kebetulan dipusatkan di rumah orang tua di Cinere. Sayangnya, Inka ada ujian di sekolahnya tepat di hari kedua Lebaran, Rabu 31 Agustus 2011. Tidak mungkin dong memboloskan Inka dari sekolahnya kalau pas ujian, apalagi dia akan segera menghadapi ujian PSLE untuk kelulusan primary school di Singapura.

Untuk pertama kalinya, di Lebaran tahun ini, saya dan keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri di hari yang berbeda dengan keluarga besar di Indonesia. Pemerintah Singapura melalui MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura, MUI-nya Singapura) yang menggunakan sistem perhitungan hisab wujudul hilal untuk menentukan 1 Syawal, sudah lama menentukan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011. Sementara pemerintah Indonesia, melalui Menteri Agama, yang menggunakan sistem rukyatul hilal (melihat bulan), memutuskan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Rabu, 31 Agustus 2011.

Dari dulu, saya dan keluarga besar memang selalu mengikuti keputusan pemerintah (setempat) untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. Walhasil, saya dan keluarga di Singapura merayakan Hari Raya Idul Fitri pada hari Selasa, bersamaan dengan umat Muslim lainnya di Singapura, sementara keluarga besar saya di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri pada hari Rabu. Terasa janggal, setelah shalat Ied, saya dan keluarga di Singapura masih belum bisa menelepon orang tua dan keluarga besar di Indonesia karena mereka belum merayakan Hari Raya. Kami baru bisa menelepon mereka keesokan harinya, pas saya sudah masuk kantor, dan anak-anak sudah masuk sekolah (dan Inka sedang ujian).

Alhamdulillah, kebersamaan warga Indonesia di Singapura membuat kami tidak terlalu merasa “kesepian” dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura. Di hari Lebaran tahun ini, setelah melaksanakan shalat Ied di Masjid Ar-Raudhah yang berlokasi tepat di samping kompleks apartemen, saya dan keluarga kemudian menghadiri acara halal-bihalal warga Indonesia di daerah Bukit Batok dan sekitarnya, yang dipusatkan di Parkview Apartments, Bukit Batok. Selain itu, kami juga menghadiri acara open-house Hari Raya seorang teman di The Trevose, Dunearn. Sebenarnya ada satu acara halal-bihalal lagi di Woodlands yang kami rencanakan untuk dikunjungi, namun ternyata waktu tidak memungkinkan kami untuk menghadiri acara di Woodlands. Seperti yang pernah saya tulis waktu pertama kali saya dan keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura lima tahun yang lalu (wuih udah lama ya), Lebaran di Singapura ternyata tidak separah yang diperkirakan. :)

Foto-foto selama Hari Raya di Bukit Batok bisa dilihat disini, sementara yang di The Trevose bisa dilihat disini.

Wednesday, February 11, 2009

Reuni Alumni UI (dan Gunadarma) Singapura: Bersepeda di Pulau Ubin

Setelah tahun lalu sukses mengadakan acara reuni keluarga alumni Universitas Indonesia di Singapura, tim yang sama yang dimotori oleh mbak Hany dkk akan mengadakan acara gathering serupa tahun ini, dan tidak tanggung-tanggung, tema acara gathering untuk tahun ini adalah “Gowes Gembira”, bersepeda bersama-sama di Pulau Ubin.

Undangannya saya terima di sebuah catatan (note) di Facebook dan dikonfirmasi dengan posting mbak Hany di situs Multiply beliau. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya mengikutkan rekan-rekan (beserta keluarga) lulusan kampus kuning, kali ini undangannya di-extend juga untuk rekan-rekan (dan keluarga) lulusan kampus ungu.

Acara ini rencananya akan diadakan pada hari Minggu, 15 Maret 2009. Tadinya acaranya mau diadakan pada tanggal 8 Maret 2009, tapi dipindahkan ke 15 Maret 2009 biar barengan dengan dimulainya liburan sekolah tengah semester di Singapura.

Rencananya mau pada kumpul di Changi Village untuk beli bekal nasi lemak Hjh. Salbiah yang terkenal itu, lalu naik bumboat dari Changi jetty ke Pulau Ubin. Biaya naik bumboat adalah S$2.50 per orang (harga dewasa dan anak sama) dan S$2.50 per sepeda. Bisa bawa sepeda sendiri, atau nyewa sepeda di Pulau Ubin.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat disini. Berminat ikutan? :)

Wednesday, September 10, 2008

Buka Puasa Bersama di Mesjid KBRI Singapura

Tidak sempat mengikuti acara buka puasa bersama komunitas Muslim Indonesia di Singapura, di mesjid An-Nahdhah minggu lalu (seperti saya)? :)

Jangan khawatir, rekan-rekan dari komunitas IndoSing-Mums yang dimotori oleh mbak Hany, teh Ellen dan mbak Iif akan mengadakan acara buka puasa bersama di mesjid KBRI Singapura, pada hari Sabtu, tanggal 20 September 2008, mulai jam 5-6 sore waktu Singapura. Mesjid KBRI ini berlokasi di kompleks KBRI Singapura di Chatsworth Road.

Saya pertama kali membaca pengumumannya di milis Keluarga UI Singapura sehingga tadinya saya pikir undangan ini hanya untuk alumni UI di Singapura, apalagi melihat event organisers-nya juga merupakan EO acara reuni besar alumni UI di Singapura awal tahun ini. Tapi setelah membaca postingan mbak Hany di MP-nya dan di blog-nya, ternyata undangan ini terbuka untuk warga Muslim Indonesia di Singapura, apalagi setelah melihat undangannya di-forward juga ke milis IMAS dan Indo-Sing.

Namun, mengingat mesjid KBRI hanya menyediakan tempat, tentu saja para tamu diharapkan membawa makanan dan/atau minuman untuk disantap bersama disana. Sistem potluck, begitu. :) Bagi yang berminat untuk datang dan ikut menyumbangkan makanan/minuman, silahkan mendaftar disini.

Menurut mbak Hany, selain menyumbang makanan/minuman, rekan-rekan juga bisa menyumbang sesuatu (e.g. pakaian bekas, sikat gigi, odol, dsb) untuk Mbak-Mbak yang ada di penampungan KBRI Singapura, bisa sekaligus dibawa pada acara tersebut.

Friday, July 18, 2008

False Alarm

2000 - Iko Hera family Hari Sabtu dua minggu yang lalu, 5 Juli 2008, keluarga Iko dan Hera, tetangga dekat waktu kita masih tinggal di apartemen yang dulu, datang mengunjungi apartemen tempat kita tinggal sekarang. Wah, Inka dan Irza senang banget dengan kedatangan mereka, apalagi mereka bisa bermain dengan Abhy dan Aya.

Hanya saja, ada sedikit "kejadian" pas kedatangan mereka. Entah kenapa, pagi itu, fire alarm gedung apartemen bunyi. Berbeda dengan testing alarm biasa yang dilakukan setiap bulan, alarm tersebut bunyi terus-terusan, tidak berhenti. Kami yang berada di dalam rumah lalu keluar dan menekan tombol lift untuk mengecek. Ternyata lift mati, jadi confirmed itu bukan testing. Segera saya mengambil kunci rumah/mobil dan paspor, lalu kami sekeluarga turun ke bawah melalui tangga, sesuai prosedur jika ada kebakaran.

Pas lagi menuruni tangga, eh ternyata ketemu sama Iko, Hera, Abhy dan Aya di lantai 4. Mereka lagi menaiki tangga dari lantai 1 (dasar) keatas. :) Dari mereka juga kita akhirnya tahu kalau bunyi tanda kebakaran tersebut ternyata adalah sebuah false alarm, yang disebabkan oleh seorang petugas mover yang tidak sengaja men-trigger alarm kebakaran.

Akhirnya kita kembali sama-sama ke atas. Naik tangga juga, mengingat lift yang masih tetap mati. Wah, kembali dari lantai 4 ke lantai 9 menggunakan tangga, ternyata lumayan bikin capek. :) Saya ngga bisa ngebayangin "perjuangan" Iko-Hera sekeluarga yang harus naik tangga delapan lantai dari lantai 1 (dasar) ke lantai 9... :) :)

Beberapa saat setelah kita sampai ke apartemen kami di lantai 9, lift pun beroperasi kembali dengan normal. :)

Wednesday, January 16, 2008

Reuni Keluarga UI (Universitas Indonesia) di Singapura

Pada hari Sabtu, 12 Januari 2007 yang lalu, saya dan keluarga menghadiri acara reuni keluarga para alumni UI (Universitas Indonesia) di Singapura. Undangan untuk menghadiri acara ini saya terima di milis Indo-Sing, dan undangan ini terbuka untuk para alumni UI dan keluarganya yang sekarang bermukim di Singapura. Diprakarsai oleh tiga lulusan UI yang sekarang bermukim di Singapura: Hany, Iif dan Ellen, acara ini diadakan di sebuah function room di dekat tempat kediaman Iwan dan Hany di Braddell, Toa Payoh.

Ternyata banyak sekali alumni UI yang sekarang bermukim di Singapura, terbukti dari banyaknya mereka yang datang ke acara reuni tersebut. Saya tadinya menyangka acara reuni tersebut akan didominasi oleh rekan-rekan alumni Fakultas Ilmu Komputer, mengingat banyak sekali teman-teman Indonesia di Singapura yang merupakan alumni Fasilkom UI. Eh, ternyata setelah dikumpulin untuk keperluan foto, alumni Fakultas Teknik ternyata yang paling banyak, yang didominasi oleh para alumni jurusan arsitektur FTUI yang bekerja di Singapura sini. Ternyata banyak juga arsitek-arsitek Indonesia yang bekerja di Singapura.

Makanan yang disediakan beraneka ragam, mulai dari sate ayam, pempek, bakso, ayam bakar, ketupat, nasi goreng, ayam goreng, tempe mendoan, bakwan, combro, bahkan serabi dan banyak lagi jenis makanan Indonesia lainnya. Tidak lupa juga ada acara sesi foto untuk tiap fakultas dan tiap jurusan di depan spanduk "Reuni UI Singapore" lengkap dengan logo Makara-nya. Saya sendiri ditodong oleh Mbak Hany untuk berfoto bersama rekan-rekan lulusan pascasarjana UI lainnya.

Foto-fotonya bisa dilihat disini, sementara foto-foto dari fotografer lainnya bisa dilihat disini (perlu login ke Facebook), disini, disini, disini, disini dan disini.

Link terkait:

Friday, December 28, 2007

Ulang Tahun Nadira dan Syukuran Khitanan Arya

Ulang Tahun Nadira

Pada hari Sabtu, 22 December 2007, kita sekeluarga pergi ke tempat kediaman Bagus dan Luki di Seasons Park, daerah Yio Chu Kang, utara Singapura, untuk Inka dan Irza menghadiri acara ulang tahun Nadira, putri mereka, yang ke-8.

Disana, Inka dan Irza bermain dengan teman-teman mereka seperti Ivan dan Rayna, Titis, Baghas, Rafi, dan tuan rumah Nadira and Adam. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Syukuran Khitanan Arya

Tiga hari kemudian, pada hari Selasa, 25 Desember 2007, bersamaan dengan perayaan hari Natal di seluruh dunia, kita sekeluarga pergi ke tempat kediaman Jan dan Damar di Sengkang, juga di utara Singapura, untuk menghadiri acara syukuran khitanan Arya.

Tuan rumah, Mas Jan dan Mbak Damar, menyediakan menu makan siang seperti soto betawi, sambal goreng dan asinan yang alhamdulillah enak sekali. Inka dan Irza juga asyik bermain dengan teman-teman mereka seperti Aidan, Sasha, Aily and Algo, Hanan and Haifa, Izan and Ika, Wafa and Misykah, Kinara, dan tuan rumah Arya dan Falin.

Foto-fotonya bisa dilihat disini. Sayang sekali baterai kamera istri saya habis pas lagi asyik foto-foto disana, jadi tidak banyak foto-foto yang saya ambil. Walaupun demikian, foto-foto lainnya bisa dilihat disini, terima kasih kepada Judhi.

Tuesday, October 02, 2007

Buka Puasa Bersama dan Halal Bihalal di Singapura

Salah satu kelebihan tinggal di Singapura dibandingkan merantau ke negara-negara lainnya di Asia dan di seluruh dunia adalah banyaknya komunitas orang Indonesia yang tinggal di negara pulau kecil ini. Memang, banyak juga orang Indonesia yang merantau ke Malaysia, Thailand, atau negara-negara lainnya di Timur Tengah, Eropa dan seluruh dunia, tapi saya yakin jumlah komunitas Indonesia di negara-negara tersebut tidak sebesar di Singapura.

Di bulan puasa ini, sudah beberapa kali saya dan keluarga menghadiri acara buka puasa bersama, baik yang diundang maupun yang saya organise sendiri. Salah satu acara buka puasa bersama yang saya organise sendiri adalah acara buka puasa kroner/blogger Indonesia di Singapura bersama Budi Putra yang diadakan di Lau Pa Sat pada tanggal 26 September 2007 yang lalu. Sementara undangan buka puasa lainnya yang saya dan keluarga hadiri diantaranya adalah acara buka puasa bersama di rumah Trie dan suami di Simei pada tanggal 28 September 2007 yang lalu, dan acara buka puasa bersama di rumah Mia dan suami di Pandan Valley pada tanggal 30 September 2007. Menurut istri, masih ada beberapa undangan buka puasa bersama lagi yang akan kita hadiri.

Selain itu, saya juga baru membaca di milis Indo-Sing dan IMAS kalau para ibu-ibu Tampines yang dikoordinir oleh Teh Ellen kembali akan mengadakan acara halal bihalal, silaturahmi dan makan-makan di Tampines, seperti Lebaran tahun lalu. Acara tersebut akan diadakan pada hari Sabtu, 13 Oktober 2007, jam 10:30 pagi sampai jam 14:30 siang, di Function Hall blok 742 Tampines Street 72, Singapore 520742. Wah, sayangnya saya dan keluarga tidak akan bisa menghadiri acara ini karena Lebaran tahun ini kita akan mudik ke Indonesia. Saya ingat ketika tahun lalu kita merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura, acara di Tampines adalah acara halal-bihalal terbesar yang kita ikuti waktu itu. Hampir semua orang Indonesia yang merayakan Lebaran di Singapura tumplek kesana.

Berikut e-mail dari Teh Ellen yang diterima oleh milis Indo-Sing:

---cut---

Dari: Ellen Widyasari
Kepada: imas_sg; indosing-mums; indo-sing
Tanggal: 2 Okt 2007 16:54
Judul: [Indo-Sing] Mudik ora Mudik Kumpul, Mudik ora Mudik Mangan Dong Deeeeh

Nangis bombay gara-gara gak bisa mudik??? Itu sih cerita duluuuu...Sekarang?? Jangan dong deeeh :)
Yuk..yuk..datang ke acara dari kita untuk kita, yang InsyaAllah akan diadakan :
13 September 2007 <---(typo disini, harusnya 13 Oktober 2007, red)
Pukul 10.30-14.30
Di Function Hall Blok 742 Tampines Street 72 Singapore
( Dari Tampines Interchange naik bus #72, turun di halte bus ke-4)

Selain kumpul-kumpul, tentu saja makan-makan atuuuh. Ngg..ini bocoran menu yang siap dirilis :
- Ketupat ketan
- Lontong
- Opor ayam
- Sambel goreng
- Siomay
- Sate Padang
- Mie ayam n bakso kuah
- Sate ayam
- Es Kopyor

Masih kurang?? Silakan hubungi Ellen atau Ita kalau mau bawa makanan atau minuman yang lain. Bingung mau bawa apa??? Bawa aja segerobak senyum :)

Ditunggu yaa

Cheers,
=ellen=

---cut---

Sunday, September 16, 2007

Acara BBQ Ulang Tahun Irza

Ini adalah "liputan terlambat" acara BBQ ulang tahun Irza pada tanggal 26 Agustus 2007 yang lalu, walaupun foto-fotonya sudah lama saya upload ke situs Multiply dan Flickr saya sejak bulan lalu. Mohon maaf, mengingat kesibukan, saya kurang banyak mempunyai waktu yang cukup untuk meng-update blog-blog saya.

Irza merayakan hari ulang tahunnya yang ke-6 pada hari Rabu, 22 Agustus 2007. Pada hari tersebut, istri saya membuat sebuah kue ulang tahun khusus untuk Irza. Kita mengadakan acara ulang tahun dan tiup lilin kecil-kecilan di rumah, hanya kita berempat saja. :) Setelah itu, malamnya kita pergi ke Swensen's di Holland Village untuk makan malam dan menikmati es krim. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Hari Minggu berikutnya, pada tanggal 26 Agustus 2007, kita mengundang beberapa (tidak banyak) keluarga Indonesia di Singapura lainnya ke acara BBQ ulang tahun untuk Irza. Acara kecil-kecilan tersebut diadakan di BBQ pit dekat kolam renang di Club House kompleks apartemen. Beberapa teman Inka dan Irza yang datang diantaranya adalah tetangga Abhy dan Kanaya, Titis, Nadira dan Adam, Ivan dan Rayna, serta Naura dan Naila.

Sayangnya, kita tidak bisa menggunakan kolam renangnya karena sedang under maintenance. Walaupun demikian, acara BBQ tersebut berjalan dengan lancar. Istri mengadakan acara dekorasi cupcakes untuk anak-anak, dan ternyata anak-anak tersebut mahir mendekorasi cupcakes tersebut. Hasilnya bagus-bagus. :) Anak-anak juga having a great time bermain dengan balon, dan juga bermain di playground yang terletak tidak jauh dari lokasi acara.

Bagaimana dengan menu BBQ-nya? Ada sate ayam bulgogi, sate sapi bulgogi dan chicken wing dari Seoul Garden, sate buatan istri dan yang paling penting, kue ulang tahun dari Prima Deli untuk anak-anak.

Foto-fotonya bisa dilihat disini atau disini.

Monday, August 27, 2007

Bazaar KBRI Singapura 2007

Hari Minggu (26/8) kemarin, di sela-sela kesibukan menyiapkan segala sesuatunya untuk acara BBQ merayakan ulang tahun Irza (liputan menyusul), saya dan Irza paginya menyempatkan diri ke KBRI Singapura di Chatsworth Road untuk mengunjungi acara bazar tahunan dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-62. Seperti halnya tahun lalu, KBRI benar-benar penuh dengan lautan manusia, semuanya orang Indonesia yang tinggal di Singapura, baik expat maupun domestic worker.

Saya dan Irza sampai di KBRI sekitar jam 11:30 pagi, dan untungnya saya masih dapat tempat parkir dengan mudah. Saya harus memperlihatkan KTP untuk memasuki kawasan kedutaan, mengingat hanya warga negara Indonesia saja yang diperbolehkan mengunjungi acara tersebut. Ada panggung gembira dengan artis-artis terkenal (katanya) seperti Thomas Djorghi dan lain-lain, walaupun tentu saja tujuan kita kesana bukan panggung gembira-nya, tapi jajaran kios-kios yang menyediakan banyak makanan-makanan khas Indonesia yang jarang ditemukan di Singapura ini.

Hampir semua makanan-makanan khas Indonesia yang popular ada disana, seperti nasi uduk, nasi gudeg, sate, ketoprak, gado-gado, masakan Padang/Minang yang asli (bukan padang melayu) termasuk sate padang, dan banyak lagi jenis makanan lainnya. Saya membeli nasi gudeg dari kios yang juga menjual sate Braddell-nya Hany dan pempek Palembang-nya Iif (lupa nama kiosnya), dan es buah segar dari kios di sebelahnya. Ternyata Irza pengen sate, sehingga saya pun pesan 10 tusuk sate Braddell dengan lontong yang langsung ludes dimakan di tempat oleh Irza. Saya cuma disisain satu tusuk *hiks*.

Saya juga beli mie Aceh dan rujak Aceh dari Nonong, yang kebetulan juga buka kios disana. Kiosnya itu yang pertama di sebelah kanan dari arah pintu gerbang, bersama-sama Gita dan ibu-ibu lainnya (saya ingat soalnya Roni juga "gentayangan" di sekitar kios itu). :) Saya juga membeli nasi uduk pesanan istri di kios yang sama, bakwan di kios seberangnya, dan risoles pesanan istri di kios Kedai Ibu-nya Ellen.

Selain para "vendor" yang saya sebutkan diatas, cukup banyak teman-teman lain yang saya temui disana, kebanyakan rekan-rekan di komunitas Indo-Sing dan IMAS. Diantaranya adalah Judhi Prasetyo, yang seperti biasa, berkeliling sambil membawa senjata utama-nya, kamera. :) Selain Judhi, Andre Halim juga lumayan sibuk memotret disana-sini. :) Saya juga sempat bertemu dengan Sandy dan Elsy, Yolli and Baby yang memborong sate Braddell, dan juga Ahmad Dasuki. Selain itu, Rio, Haris, Kang Iif, dan Iwan juga tentu saja ada disana menemani para istri yang sibuk berjualan. :) Sempat juga papasan dengan Fivtanto dan Duddy pas kita lagi jalan keluar.

Foto-fotonya bisa dilihat disini. Selain itu, beberapa foto dari sumber lain juga bisa dlihat disini (courtesy of Andre) dan disini (courtesy of Ati).

Saturday, July 21, 2007

Syukuran Rumah Baru Tante Shinta

Hari Sabtu minggu lalu, 14 Juli 2007, setelah mampir ke rumah Tante Hany di Braddell untuk mengambil pot dan sedikit tanah untuk Inka menanam bibit tanaman bunga matahari yang dia beli di sekolah (dan sekalian ngambil pesanan pisang molen mentah untuk digoreng di rumah), kita pergi ke rumah Tante Shinta, Om Wisnu dan Aidan yang baru di Sengkang, untuk acara syukuran kecil-kecilan.

Disana, kita bertemu dengan Om Jan dan Tante Damar, yang datang bersama Arya dan Falin, serta Tante Luki, yang datang bersama Nadira dan Adam. Menyusul kemudian, keluarga Om Emil dan Tante Nonong, yang datang lengkap dengan keempat putra-putri mereka, Marsya, Fazil, Naira dan Fauzan. Sayangnya, Om Wisnu sendiri sedang tidak ada di rumah karena harus bekerja pada hari Sabtu itu.

Anak-anak pada senang bermain di tempat bermain yang berada pas di depan blok rumah Tante Shinta. Sayangnya, entah kenapa, Irza kurang bisa bergabung dan bermain sementara Inka asyik bermain dengan teman-temannya, membuat Irza agak merasa "dikucilkan" mengingat biasanya dia selalu bermain dengan Inka. Tapi pada umumnya, anak-anak tersebut semuanya really having a great time. :)

Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Saturday, July 14, 2007

Ulang Tahun Fazil dan Tante Gita

Hari Sabtu (7 Juli 2007) yang lalu, kita sekeluarga pergi ke Changi airport untuk mengantar Nenek (mertua saya) yang pulang ke Jakarta, setelah tinggal selama kurang dari sebulan di Singapura untuk menemani Irza yang dikhitan disini. Beliau menggunakan pesawat Lufthansa yang berangkat dari Terminal 2 bandara Changi, dan sekarang sudah berada di Jakarta. Foto-foto selama di bandara Changi bisa dilihat disini.

Dari bandara Changi, kita meneruskan perjalanan ke Pasir Ris Park, yang terletak di Pasir Ris, timur laut Singapura, untuk menghadiri acara gathering keluarga IndoSing-Mums (ISM), sekalian untuk merayakan ulang tahun Fazil dan Tante Gita. Fazil adalah putra dari Om Emil dan Tante Nonong, sedangkan Tante Gita adalah Mama-nya Fathir.

Total ada tiga kue ulang tahun yang disiapkan, dua untuk Fazil dan satu untuk Tante Gita. Tentu saja, ada acara tiup lilinnya juga, untuk Fazil dan juga untuk Fathir (mewakili Mama-nya). Tante Gita sempet grogi ketika mencoba menyalakan api lilin di kue ulang tahun Fazil yang di tengah, dan ternyata tidak mau nyala. Akhirnya, satu lilin dari kue Tante Gita dipindahkan ke kue-nya Fazil. :)

Banyak sekali makanan yang disiapkan oleh para ibu-ibu ISM untuk acara ini. Ada mie ayam, mie bakso dan segala jenis makanan khas Indonesia lainnya, termasuk sate Braddell-nya Tante Hany dan rujak aceh-nya Tante Nonong. Makanan yang berlimpah memberikan kesempatan kepada para ibu-ibu untuk melakukan "ritual" penjarahan dan membawa pulang makanan yang tersisa. :)

Anak-anak senang sekali bermain di playground disana. Tempat bermainnya besar, dan banyak sekali jenis permainan yang tersedia, mulai dari ayunan, piring berputar dan lain-lain. Juga ada lapangan yang bisa digunakan untuk bermain bola, tidak hanya untuk anak-anak, tapi untuk para Bapak juga. :) Padahal bola yang digunakan hanyalah bola kecil karet punya Irza. :)

Foto-fotonya bisa dilihat disini, dan juga disini, disini, disini dan disini.

Wednesday, June 06, 2007

Selamat...

Seperti biasa, dalam perjalanan semi-mudik ke Jakarta seperti sekarang ini, akses Internet saya sungguh terbatas. Tidak bisa online setiap hari, kalaupun bisa, koneksi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan akses dial-up yang lambat. Kadang saya bisa menemukan Wi-Fi hotspots pada saat berkunjung ke shopping mall tertentu, tapi ternyata tidak gratis alias harus bayar. Selama ini saya hanya menemukan hotspot gratis di Mal Pondok Indah.

Tentu saja, situasi "fakir bandwidth" ini tidak mengurungkan niat saya untuk mengucapkan selamat kepada teman-teman saya yang sedang berbahagia minggu ini:

Selamat kepada pasangan Kukuh dan Maria yang baru saja melangsungkan pernikahannya hari Minggu (3/6) kemarin. Semoga berbahagia. :) Wah, padahal saya lagi di Jakarta nih, kok ngga terima undangannya ya. :) Pantesan kemarin Enggar bilang mau ke Jakarta, ternyata mau menghadiri acara pernikahan Kukuh toh. Mbok ya kalo mau nikah itu jangan diem-diem gitu loh. Saya aja baru ngeh kalo Kukuh mo nikah setelah Harry ngasih tau di milis bemo-batavia.

Selamat juga kepada pasangan eRBe dan Tyty yang baru saja dianugerahi putri pertama mereka, Auriel, pada hari Selasa (5/6) sore kemarin, jam 6:28pm waktu Singapura, 2.88kg, 47cm. Mohon maaf, saya dan keluarga tidak bisa menjenguk ke rumah sakit karena kita masih di Jakarta dan baru akan pulang ke Singapura minggu depan.

Photo courtesy of Yolli.

Wednesday, May 30, 2007

Akhir Minggu yang Sibuk

Weekend kemarin adalah akhir minggu yang cukup sibuk untuk kami sekeluarga. Sabtu pagi, 26 Mei 2007, kita pergi ke Ang Mo Kio untuk membeli stik mallet yang biasa digunakan untuk permainan gateball, untuk Andung di Jakarta. Andung, yang berarti "nenek" dalam bahasa Minang, adalah panggilan Inka dan Irza untuk kakak dari nenek mereka (ibu dari istri saya). Saya sendiri tidak menyangka kalau Andung suka bermain gateball. :)

Dari Ang Mo Kio, kita melanjutkan perjalanan ke United Square, sebuah mol yang terletak di Thomson Road, tidak jauh dari Novena Square dan stasiun MRT Novena. Tujuan kita adalah restoran keluarga Globetrotters yang terletak di lantai dua, tempat diadakannya acara ulang tahun Heidi dan Titus yang dihadiri oleh Inka dan Irza. Heidi adalah putri dari Om Willy dan Tante Wilce, salah seorang teman istri saya.

Tempatnya lumayan kecil, tapi nyaman untuk acara ulang tahun. Makanannya lumayan enak, dan juga ada tempat bermain untuk anak-anak. Inka dan Irza juga bertemu beberapa teman mereka, seperti Aidan, Cherish, Cally dan Celin. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Sore ke malam harinya, kita pergi ke acara BBQ yang diadakan oleh tetangga terdekat kita, Pambudi dan Dini. Acara tersebut diadakan di BBQ pit dekat Club House di kompleks apartemen kita. Pambudi dan Dini, bersama ketiga anak mereka, Ilma, Nadia dan Adrian, akan bermigrasi ke Beijing, China, malam ini. Beberapa saat lagi, saya dan istri akan mengantar mereka ke Changi airport untuk melepas kepergian mereka ke Beijing.

Di acara BBQ tersebut, saya bertemu dengan Satya dan Enon, yang datang bersama Dhanis, putra pertama mereka. Inka dan Irza asyik bermain bersama Dhanis dan Nadia. Tuan rumah menyediakan banyak sekali pilihan makanan yang bisa dimakan, mulai dari sate dan sosis bakar, makanan ringan seperti ayam goreng dan kentang, sampai snack ala Jepang.

Saya dan Satya juga berkesempatan untuk menceburkan Pambudi ke kolam renang, sebagai "tanda" apresiasi persahabatan kita selama di Singapura. :) Namun, kita tidak menyangka kalau ternyata Irza pun ikut-ikutan, menceburkan diri ke kolam renang dengan pakaian lengkap. :) Tidak lama kemudian, Inka dan Nadia juga ikut-ikutan nyebur ke kolam renang. Walah, jadi lengkaplah sudah, tiga anak (dan satu orang dewasa) yang basah kuyup di kolam renang dengan pakaian lengkap, pada jam 10 malam. :) :) Benar sekali pepatah yang mengatakan, kalau anak-anak selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. :) Foto-foto selama di acara BBQ tersebut bisa dilihat disini.

Hari Minggu keesokan harinya, kita pergi ke pantai Palawan, Sentosa, untuk menghadiri acara kopdar IndoSing-Mums, komunitas yang diikuti oleh istri. Sayangnya kita datang terlambat, baru sampai kesana sekitar jam 1 siang padahal acara sudah dimulai sejak jam 9:30 pagi. Jadinya kita kesana pas acaranya baru mau bubaran. :) Saya sendiri tidak sempat foto-foto disana, tapi beberapa foto-fotonya (tanpa foto kita-kita yang datang kesiangan) bisa dilihat disini (courtesy of Trie).

Hari Kamis (31/5) besok, saya dan keluarga akan pulang ke Jakarta, Indonesia. Rencananya, kita akan kembali ke Singapura pada tanggal 12 Juni 2007. Waktu hampir dua minggu ini akan kita gunakan untuk "berlibur" di rumah orang tua dan mertua di Jakarta, mumpung anak-anak lagi liburan sekolah. Selama di Jakarta, akses Internet saya terbatas sehingga mungkin saya tidak akan bisa sering-sering check e-mail atau menjawab komentar di blog-blog saya. Harap maklum. :)

Wednesday, May 23, 2007

Ulang Tahun Dhanin dan Jalan-jalan ke Chinese Garden

Pada hari Sabtu, 28 April 2007 yang lalu, kita sekeluarga pergi ke kediaman Om Satya dan Tante Non di Regent Park, Clementi, untuk menghadiri acara ulang tahun Dhanin yang kedua. Dhanin adalah putra kedua Om Satya dan Tante Non. Saat ini, Tante Non sedang menantikan kelahiran anaknya yang ketiga.

Kita juga bertemu dengan keluarga Om Pambudi dan Tante Dini disana. Inka dan Irza senang sekali bermain bersama Dhanis, Nadia dan Adrian. Acara tersebut juga dihiasi dengan pertunjukan sulap dari "the one and only" Om Pambudi. Foto-foto di acara ulang tahun tersebut bisa dilihat disini.

Keesokan paginya, Minggu, 29 April 2007, kita pergi ke Chinese Garden bersama keluarga Om Pambudi dan Tante Dini. Chinese Garden sendiri adalah sebuah taman dengan bangunan-bangunan berdisain Cina yang cantik, terletak di pinggir danau Jurong, tidak jauh dari stasiun MRT Chinese Garden.

Walaupun termasuk tempat wisata yang cukup terkenal di bagian barat Singapura, Chinese Garden tidak mengenakan biaya masuk bagi pengunjung yang datang, kecuali jika ada event khusus disana, seperti acara Lantern Festival yang diadakan setiap tahun disana. Jadi, cukup worth lah untuk dikunjungi. Banyak photo spots bagi penggemar kamera foto. Sayang lokasinya cukup jauh dari hotel-hotel di daerah Orchard dan pusat kota Singapura dimana banyak turis-turis menginap. Tapi, Chinese Garden bisa dikunjungi sekalian kalau mau mengunjungi Jurong Bird Park atau Singapore Science Centre/Snow City.

Tujuan kita ke Chinese Garden pada pagi itu adalah untuk pergi ke sebuah paviliun yang dibangun di sisi danau. Dari paviliun itu, kita bisa memberi makan ikan, kura-kura dan bahkan burung, dengan potongan-potongan roti yang sudah dibeli oleh Om Pambudi sebelumnya. Inka dan Irza benar-benar enjoy bermain bersama Ilma, Nadia dan Adrian sambil memberi makan ikan dan kura-kura disana. Foto-fotonya bisa dilihat disini.

Keluarga Om Pambudi dan Tante Dini adalah keluarga yang paling dekat dengan kita, mengingat mereka juga tinggal di kompleks apartemen yang sama, bahkan di blok yang sama, hanya berbeda lobby saja. Sayangnya, mereka pada akhir bulan Mei ini akan hijrah ke Beijing, Cina. We will really miss them so much. Kayaknya semakin banyak rekan-rekan di Singapura yang memutuskan untuk pindah ke negara lain, entah kenapa. Hari Sabtu (19/5) kemarin kita juga menghadiri acara perpisahan keluarga Om Pambudi dan Tante Dini di Club House Signature Park. Liputan dan foto-fotonya menyusul.

Saturday, January 27, 2007

Selamat kepada The Groom dan The Bride

Selama beberapa hari terakhir, beberapa artikel di Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola, sedang diwarnai berita tentang "seseorang" yang akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 3 Februari 2007 nanti. Dimulai dari posting Mbak Hany disini, dilanjut dengan posting Teh Ellen disini, dan terakhir baru saya baca posting Mbak Wiwie yang sekarang sudah berada nun jauh di Riyadh sana, disini.

Cukup menggelitik, mengingat rencana pernikahan ini terlihat dirahasiakan, belum lagi ditambah dengan beberapa komentar dari The Groom sendiri di beberapa artikel tersebut, misalnya komentar yang "sedikit menyesalkan" sulitnya membedakan antara tempias, bocor sama banjir. *sampai tersenyum-senyum saya membacanya* :) :)

Nevertheless, siapapun orangnya :) , saya turut mengucapkan selamat berbahagia untuk The Groom dan The Bride. Semoga terus langgeng sampai akhir hayat.

Update on 30 January 2007, 8:10pm SGT: Menurut Mbak Hany, pemberitahuan resmi sudah dikeluarkan di belahan lain dunia :), tepatnya di milis Dapur Bunda, menurut laporan dari Teh Coni. Saya juga melihat shoutbox di blog The Groom sudah penuh dengan ucapan selamat. :) Sekali lagi, atas nama keluarga, saya mengucapkan selamat kepada (soon to be) The Groom and The Bride, juga untuk Zidan dan Syifa. Semoga selalu dilimpahkan kebahagiaan oleh Allah SWT.

Update on 5 February 2007, 11:45pm SGT: Foto-foto pernikahan di Buaran bisa dilihat disini, terima kasih kepada Esti.

Update on 9 February 2007, 12:05am SGT: Foto-foto lainnya bisa dilihat disini, terima kasih kepada Mbak Hany.

Wednesday, January 24, 2007

Acara BBQ Indo-Sing di Moonstone Lane

Pada hari Sabtu, 20 Januari 2007, saya dan keluarga pergi ke acara gathering BBQ komunitas Indo-Sing, yang diadakan di tempat kediaman Muda Ikhsan di Moonstone Lane. Dalam acara ini, sang tuan rumah menyediakan masakan spesialisasi beliau, sate Moonstone Lane.

Acara tersebut termasuk sukses, cukup banyak anggota komunitas Indo-Sing yang datang ke acara tersebut. Mengingat acara tersebut adalah acara potluck, banyak rekan-rekan yang datang dengan makanan specialty masing-masing, memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menikmati semua makanan yang terhidang. :)

Beberapa makanan yang dihidangkan diantaranya adalah bakwan malang dan siomay dari Teh Ellen (khusus untuk siomay, atas pesanan khusus dari Nisa), tongseng dari Gita, yang katanya merupakan proyek percobaan setelah terinspirasi dari resepnya Teh Mela (lah proyek percobaan aja udah enak begitu, gimana yang bukan percobaannya ya), sate padang dari istri, otah-otah dari Anto, brownies dari Yosi, empek-empek Sengkang yang dipesen oleh Ichan, dan masih banyak lagi makanan dan dessert lainnya.

Sayangnya, hujan turun cukup deras pada sore hari itu, terutama pas awal-awal acara. Sehingga Inka dan Irza pun mengurungkan niatnya untuk berenang. Walaupun demikian, mereka senang bermain dengan teman-teman mereka, seperti Iffah, Fathir, Alif dan Namira, Teta dan Zia, serta beberapa anak lainnya.

Oh iya, dalam acara ini, untuk pertama kalinya saya bisa bertemu muka dengan Anthony Fajri, salah seorang blogger senior Indonesia yang sekarang bermukim di Singapura, setelah sebelumnya cuma berkomunikasi melalui e-mail dan Yahoo Messenger.

Foto-fotonya bisa dilihat disini. Sayangnya, saya tidak sempat mengambil foto Aa Duddy, Teh Ellen dan Iffah, mengingat Aa Duddy yang harus menghadiri acara di kantornya jam 8 sore (halah, malam minggu gitu loh!), sehingga mereka sudah meninggalkan acara sebelum saya mulai mengambil foto.

[English version]