Friday, September 01, 2006

Selamat Jalan, Inong...

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun...

Baru saja dapat kabar dari Mbak Hany, bahwa Inong sudah berpulang ke Rahmatullah. Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan semoga Haris, Zidan, Syifa dan semua keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan iman.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat disini.

Update - 10:45hrs SGT / 09:45hrs WIB:

Tadi pagi saya menyempatkan diri datang ke NUH untuk menyampaikan ucapan turut berduka cita. Sampai ke ward 26, alhamdulillah bisa ketemu Haris, dan bisa ikut mengantar jenazah dari ward 26 ke mortuary, terus dinaikkan ke mobil jenazah untuk kemudian dibawa ke daerah Kallang untuk disemayamkan disana. Disana saya juga bertemu Duddy/Ellen/Iffah dan Tonny/istri.

Saya sampai di ward 26 sekitar jam 09:30am SGT, dan menurut Haris, jenazah-nya sedang dibersihkan untuk siap dibawa ke tempat persemayaman sementara di daerah Kallang. Sekitar jam 10:00am, jenazah Inong dikeluarkan dari ward 26 dan dibawa ke mortuary (kamar jenazah). Di mortuary, jenazah Inong dimasukkan ke dalam keranda Muslim untuk kemudian diangkat ke mobil jenazah yang akan membawanya ke tempat persemayaman sementara di daerah Kallang. Saya tidak bisa ikut mengantar jenazah ke Kallang karena harus segera kembali ke kantor.

Pada saat saya menulis berita ini, seharusnya jenazah sudah berada di sana. Berikut alamatnya:

89 Geylang Bahru
Kallang Industrial Estate
Singapore 339697

Bagi rekan-rekan di Singapura yang ingin melayat, bisa ke alamat diatas. Jenazah akan disemayamkan disana untuk dimandikan, dikafani dan disholatkan sebelum nanti siang dibawa ke bandara Changi untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat GA829 yang akan lepas landas dari Changi sekitar jam 3 sore waktu Singapura.

Dua petugas membawa jenazah Inong dari ward 26 ke mortuary:



Duddy dan Haris:



Jenazah Inong dimasukkan ke dalam lift untuk kemudian dibawa ke kamar jenazah di lantai basement:



Kamar jenazah NUH:



Mobil jenazah yang membawa jenazah Inong ke Kallang:



Haris meminta saya untuk meneruskan pesan ini ke semua rekan-rekan: mohon Inong dimaafkan segala kesalahannya yang mungkin pernah beliau perbuat baik sengaja maupun tidak sengaja, dan jika ada hutang dari Inong yang belum dilunasi, sekecil apapun, tolong untuk mengabari Haris supaya bisa dilunasi.

Update - 2 September 2006, 00:30hrs SGT / 23:30hrs WIB:

Berikut adalah liputan dari Mbak Susan mengenai suasana di Kallang, tempat jenazah Inong disemayamkan dan disholatkan sebelum dibawa ke bandara Changi.

Jenazah Inong sudah diterbangkan ke Jakarta dan menurut kabar terakhir, jenazah beliau sudah dimakamkan di sebuah TPU dekat rumah duka di Buaran.

Update - 3 September 2006, 01:31hrs SGT / 00:31hrs WIB:

Liputan dari Mbak Hany mengenai pengurusan jenazah Inong di Kallang dan suasana di Changi bisa dilihat disini.

Update - 6 September 2006, 12:46hrs SGT / 11:45hrs WIB:

Liputan dari Mbak Eny yang ikut melayat ke rumah duka di Buaran, Jakarta, bisa dilihat disini.

Update - 16:58hrs SGT / 15:58hrs WIB:

Liputan dari Mbak Fie di rumah duka Buaran bisa dilihat disini, dan di pemakaman bisa dilihat disini.

Update - 9 September 2006, 08:10hrs SGT / 07:10hrs WIB:

Update terakhir mengenai Zidan dan Syifa bisa dilihat disini, terima kasih kepada Mbak Retma.

Update - 12 September 2006, 21:13hrs SGT / 20:13hrs WIB:

Haris, Zidan dan Syifa sudah kembali ke Singapura kemarin. Malamnya, Ellen dan Duddy sempat mampir ke rumah mereka, liputannya bisa dilihat disini.

Haris sempat mengirimkan e-mail ucapan terima kasih ke milis Indo-Sing, dan saya menyempatkan diri untuk mengirim e-mail ke beliau untuk menanyakan kabar terakhir beliau sekeluarga.

Alhamdulillah mereka semua sehat wal'afiat. Menurut Haris, short term planning beliau ingin Zidan menyelesaikan K2 (Kindergarten Two, atau TK nol besar) di PPIS dulu (satu sekolah dengan Irza, hanya beda kelas) sampai akhir tahun ini, sambil beliau mengamati perkembangan untuk nanti memutuskan apakah Zidan dan Syifa kembali ke Jakarta atau tetap tinggal di Singapura.

Untuk sementara ini, Ibu Mertua dan Ibu beliau berada di Singapura untuk menemani Zidan dan Syifa.

Update - 14 September 2006, 03:23am SGT / 02:23am WIB:

Liputan dari Mbak Lily, beserta foto-fotonya, sewaktu beliau ikut melayat ke Kallang waktu beliau di Singapura bisa dilihat disini.

Liputan dari Mbak Anne, beserta foto-fotonya, sewaktu beliau mengunjungi Haris, Zidan dan Syifa sewaktu masih di Jakarta minggu lalu bisa dilihat disini.

6 comments:

linda said...

Innalillahi wa inna illaihi roji'un. Selamat jalan mbak Inong. Semoga Allah SWT melapangkan kuburmu dan memberikan tempat terbaik di sisiNya. Serta bagi kel yg ditinggalkan khususnya mas Haris, Zidan & Syifa, semoga diberikan kekuatan iman, ketabahan & keikhlasan oleh SWT. amin
alfatihah buat mbak Inong

Wati said...

Innalillahi wa inna illaihi roji'un... kami turut berduka sedalam-dalamnya... baru kenal almarhumah bunda Inong via blog beberapa waktu lalu, sekarang beliau pergi meninggalkan kita semua...
Al Fatihah...

sa said...

Inong, selamat jalan.
Terima kasih sudah menemani kami selama ini.
Haris, yang tabah ya.

coni said...

seperti mimpi rasanya :(

Mamahoney said...

sedih bgt.. masih gak percaya...

haydin said...

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Karena pekan lalu saya tidak memantau Planet Terasi, saya ketinggalan berita sehingga baru kemarin mengetahui kabar berpulangnya Inong.

Saya kenal si penggemar Tweety ini kalau nggak salah sekitar 1998 melalui situs webnya 1) lalu cukup intensif komunikasi lewat email 2) membahas beberapa hal awalnya tentang foto - fotonya. Salah satu fotonya saya jadikan wallpaper di komputer Salemba. Seiring dengan padatnya kegiatan setelah saya pindah dari Salemba ke Depok, komunikasi terputus, sampai kemudian muncul berita website 3) undangan pernikahan Inong dan email Inong yang mempertanyakan kenapa saya nggak ada kabar. Saya lupa persisnya kenapa, namun saya menyalahkan diri saya kenapa saya tidak menyempatkan diri untuk ke pernikahannya. Kemudian Inong mengikuti mas Haris ke Ohio.

Kemudian seiring dengan kepindahan saya kerja ke Bandung, saya juga absen dari Internet sekitar lima tahun.
Ketika saya bertemu lagi Internet, melalui Weblog saya sempat bertanya apakah Inong Bunda Zidan & Syifa ini adalah Inong yang sama. Namun saya kembali menyalahkan diri saya kenapa saya belum juga menyempatkan diri memastikannya, karena adaptasi saya kembali ke dunia Internet memang seperti jalannya siput.

Sampai akhirnya Planet Terasi mengabarkan berita duka tersebut.
Sungguh sangat nggak menyangka.
Kini saya hanya bisa menyesali betapa belum seriusnya saya menjaga silaturahim. Semoga Ramadhan dan Idul Fitri saya bisa memperbaiki diri terutama dalam hal satu ini.

Inong, maafkan saya tidak bisa mengelola waktu sehingga saya tidak bisa bersilaturahim.

Buat Ipeh,
Mohon maaf nulis ucapan dukacitanya di sini.
Juga sampaikan salam kenal dan salam duka buat mas Haris.

1) situsnya masih ada: http://www.geocities.com/CollegePark/Quad/2371/.
2) dulu emailnya kalau nggak salah inong at cbn titik net.
3) seingat saya website domain inongharis.com dibuat ketika mau nikahan itu.